Sdrku...… seandainya saya bertanya padamu : apakah harta yang paling berharga yang kau miliki dalam hidup ini,,, apakah jawabanmu???
Harta?? HapE??? Anak Cucu?? Kegantengan atau kecantikan??? Ilmu pengetahuan?? Kesehatan???
Itu semua memang berharga,, tetapi bukan yang paling berharga.. semua menjadi tidak seberapa jika dibandingkan dengan nilai WAKTU dalam hidup kita…..
Ya , harta yang paling berharga yang kita miliki setelah keIslaman tak lain adalah WAKTU.
Mungkin pembicaraan ini sedikit ‘sepele’ ,, karena kita lah yang jarang mempehatikan waktu,, tetapi marilah saudaraku,,, selangkah demi selangkah,, sedikit demi sedikit,, kita berjalan untuk mengetahui akan pentingnya waktu….. LEBIH DARI YANG KAU KIRA
UMMAT TERBAIK??
Ketika kita membaca ayat-ayat al-Quran kita bisa melihat betapa seringnya Allah bersumpah dengan waktu dan masa.. Allah tentu bersumpah dengan sesuatu kecuali sesuatu itu berharga…
Dapat dilihat dalam ayat-ayat Quran :
QS al-Lail :1-2
QS ad-Dhuha :1-2
QS al-Fajr : 1-2
QS as-Syamsi : 1-2
QS al-Ashr : 1
QS al-Insyiqaq : 16
Begitulah… betapa berharga nya waktu hingga Allah sering bersumpah atasnya… Yuk Renungkan…
Ketika kita membaca ayat yang artinya “Kalian adalah ummat terbaik yang dikeluarkan untuk ummat manusia,” kita sedih mendengar predikat itu… sebab kalau kita perhatikan, ternyata ummat ini rusak dan parah……
So, dengan apa kita bisa menjadi ummat terbaik??
Andaikan kita memiliki karunia yang Tuhan Berikan lalu kita gunakan di jalan yang telah digariskan , tentu ,, pastinya dengan itu kita akan menjadi ummat terbaik…….
“Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum sampai mereka mengubah kondisi diri mereka.”
ISLAM MENGHARGAI WAKTU
Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam pernah ditanya, “ Wahai Rasulullah, amal apakah yang paling Allah cintai?” Beliau menjawab, “Shalat TEPAT pada WAKTUnya.”
Ayo kita perhatikan Quran surah an-nisa ayat ke 103
“….Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.”
Puasa pada BULAN RAMADHAN , bukankah dibatasi dengan waktu???
Haji pun terikat dengan WAKTU….
“(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi” (al-Baqarah 197)
Zakat harta harus memenuhi HAUL nya yaitu DURASI SATU TAHUN untuk ditunaikan….
Hmm….. semua itu menarik perhatian kita bahwa waktu sangat berharga….
BUKANKAH SUDAH DIBERI WAKTU????
Perhatikanlah apa yang Allah katakana kepada orang kafir saat mereka berseru “Tuhan kami tidak tahu dan lupa.” Allah subhanahu wa ta’ala berfirman
” …Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun.”
Kami beri kalian UMUR = WAKTU…..
MENYIA-NYIAKAN UMUR DAN TIDAK MEMANFAATKANNYA = ZALIMI DIRI SENDIRI….
MASA MUDA
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda
“Tidaklah kaki manusia bergeser nanti pada hari Kiamat dari hadapan Tuhan sebelum ditanya tentang 4 hal
1) Tentang umurnya : dipergunakan untuk apa?
2) Masa mudanya : dihabiskan untuk apa?
3) Hartanya : didapat dari mana dan dibelanjakan kemana , serta
4) Apa yang dilakukan dengan ilmunya
Lihatlah…..
Masa muda disebut khusus padahal sebenarnya ia juga merupakan bagian dari umur.
Ternyata masa muda adalah waktu yang dihisab dengan tersendiri…
Gimana masa muda kita?? Apa yang kita lakukan saat ini??
Jam 4 sore?? Jam 8 malam?? Atau jam 4 pagi???
Umur adalah kumpulan tahun. Ia terbagi dalam sejumlah hari. Hari adalah kumpulan jam. Sedangkan jam adalah kumpulan menit. Menit adalah kumpulan dari tarikan nafas.
Bayangkan bila nafas yang masuk diibaratkan kotak yang harus diisi dan tertutup kota tersebut setiap kali nafas keluar. Lalu, di hari kiamat “kotak-kotak” umur dibuka… kotak pertama kosong, kotak kedua kosong.. kotak ketiga menggosip dan seterusnya…
PETUAH
Setiap kali mentari terbit, sang hari menyeru :
“ Wahai manusia, aku hari baru. Aku menyaksikan amalmu. Manfaatkan dan berbekallah dariku, sebab jika aku telah pergi, aku tidak akan pernah kembali hingga Hari Kiamat.”
“Wahai manusia, engkau adalah kumpulan nafas dan hari. Jika nafas dan harimu pergi, berarti sebagian hidupmu telah pergi. Apabila sebagian hidupmu telah pergi, tak lama lai semuanya akan pergi.”
(Hasan al-Bashri)
Ibn Qoyyim berkata
“Setiap nafas (yang berhembus) dan keringat yang mengalir di luar ketaatan kepada Allah atau sesuatu yang tidak bermanfaat , ia akan keluar pada hari Kiamat dalam kondisi merugi dan menyesal.”
“Di antara tanda murka dan marahnya Allah terhadap hamba adalah sikap sang hamba menyia-nyiakan waktu. Di antara tanda cinta dan rida Allah kepada hamba adalah lebih banyaknya kesibukan sang hamba daripada waktu yang dimilikinya.” (Ulama)
UMUR BERKAH
- Seseorang meminta Ibn Qoyyim al-Jauzi untuk berhenti sejenak, “Mari kita bercakap-cakap sebentar.” Ia menjawab, “Hentikanlah matahari kalau bisa!”
- Ibn Aqil menulis sebuah kitab besar berjudul al-Funun yang terdiri dari 800 jilid. Dia berujar ,” Saat ini umur saya 80 tahun. Saya tetap bersemangat dan bertekad untuk memanfaatkan waktu sebagaimana saat berusi 20 tahun. “ ia juga berkata “Aku tidak makan seperti kalian” maksudnya : aku tidak memiliki waktu untuk makan seperti kalian.“Jadi bagaimana caramu makan?” Tanya mereka. Ia menjawab,”Kutuang airpada makanan sehingga menjadi bubur, lalu aku makan dengan cepat agar waktuku tidak terbuang percuma.”
Subhanallah betapa berkah umur mereka…..!!!
Imam an-Nawawi meninggal dunia dalam usia 40 tahun tanpa sempat menikah. Menurut orang-orang itu karena kesibukannya dengan ilmu pengetahuan. Berapa buku yang ditulisnya? 500 buku….
Bagaimana al-Nawawi makan? Ia bilang,” Demi Allah aku tidak makan dan tidak tidur sebelum jatuh,”
Ia tidak memiliki waktu untuk itu sampai-sampai sang Ibu berkata padanya, “Wahai anakku, aku telah menyiapkan makanan untukmu,” Ia Menjawab “Ibu, aku sedang sibuk dengan ilmu.”
Ibunya bercerita, “Akhirnya, aku menghampirinya dan memberinya makan, sementara itu ia tidak sadar. Ia baru berhenti ketika azan subuh berkumandang. Saat ia berujar,’Ibu, mana makanananya?” sudah kusuapkan kepadamu” jawabku.”
Begitulah ummat Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam mendapatkan kemenangan. Dengan cara itulah ummat bangkit dan unggul.
BERPACU DENGAN WAKTU…!!!
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (QS Ali Imran 133)
Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan syurga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.( QS al-Hadid 21)
Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu' kepada Kami. (QS al-Anbiya 90)
mereka itu bersegera untuk mendapat kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang-orang yang segera memperolehnya (QS al-Mu’minun 61)
“Bergegaslah karena tujuh hal. Yang kalian nantikan tidak lain adalah kemiskinan yang melupakan, kekayaan yang menjadikan sewenag-wenang, sakit yang merusak, pikiran yang melemahkan, kematian yang membunuh, Dajal yang merupakan kejahatan tersembunyi yang ditunggu atau Kiamat. Kiamat itu lebih dahsyat dan lebih pahit.” (Hadis)
Waktu kita adalah umur kita !!!
Semoga kita menjadi pemuda yang pandai memanfaatkan waktu. Amin
Mari Berusaha..!!!
Semangat!!!
Karena Hidup Cuma Sekali….
Selamat Hari Pemuda……
Kitabatu at-tilmidz
Ishlah al-Medaniy