Sebagaimana yang diketahui bersama bahwa sebagian besar sahabat Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam merupakan insan insan yang berusia muda. Oleh karena itu tak sulit bagi Pemuda dan Remaja Muslim mencari contoh/ sample bagaimana seharusnya kehidupan Remaja Muslim Ideal dalam mengarungi hidupnya.
Membaca, menelaah dan membahas bioografi Generasi Muda Sahabat Nabi shalallahu’alaihi wa salam memberi manfaat bagi Remaja muslim, antara lain :
Pertama, ketika membaca perjalanan hidup mereka, kita akan sadar, bahwa setinggi apapun tingkatan sdiri, namun masih ada orang yang lebih dari kita. Sehingga dengan begitu tertutuplah sikap ujub dan takabbur serta dapat memotivasi diri kita untuk berbuat lebih baik. Namun, dalam menelaah kisah mereka yang patut diinfgat bahwa kita tidaklah akan bisa mencapai tingkatan mereka yang harus ialah jadikan idola.
Kedua, membaca sirah atau kisah secara psikologis mempunyai pengaruh yang efektif bagi jiwa. Contoh-contoh akan lebih meresap dalam jiwa dan memiliki pengaruh yang kuat. Dengan membaca perjalanan hidup mereka, maka jiwa kita akan terikat dengan mereka. Dengan begitu cinta akan tumbuh. Kita akan mencintai dan selalu mengingat mereka. Itu merupakan suatu keberuntungan yang besar. Karena sebagaimana yang dijanjikan Nabi Shalallahu’alaihi wa salam bahwa seseorang itu bersama orang yang ia cintai.
Ketiga, di dalam masyarakat muncul gejala pandangan negatif dan merendahkan para pemuda. Ada anggapan bahwa masih anak-anak, tidak berbobot dan tak bernilai. Nah,bahaya bila kita terkena ‘hipnotis’ itu hingga kita akan menempatkan diri sesuai dengan pandangan negatif dan merendahkan kepada kita. Naudzubillah. Nah, dengan membaca kisah para pemuda sahabat yang mempunyai peran nyata di masyarakatnya akan memotivasi kita untuk memainkan peran di tengah masyarakat.
Keempat, akibat keterbelakangan maka masyarakat modern mewarisi pemahaman pendidikan yang asing dan jauh dari nilai islami. Pemikiran/pandangan Barat yang melihat bahwa masa pubertas hanya ada sikap gegabah dan ceroboh, penyimpangan dan penyelewengan yang terjadipun ‘dimaklumkan’ oleh banyak orang tua. Membaca kisah atau biografi Generasi Muda Sahabat (yang juga fase pubertas) memberi bukti bahwa problematika pemuda adalah dampak pendidikan dan interaksi sosial yang diberikan kepada mereka. Istilah istilah syar’I seperti baligh, taklif (pembebanan) syar’I perlu di syiar kan kembali.
Kelima, saat ini Geliat kejayaan Islam sudah mulai terasa. Hal ini akan ‘sayang’ bila kita tidak ikut andil di dalamnya….
Wallahu ‘alam
Islahuddin Panggabean
Remaja Masjid Pelopor Alam Sejahtera (Remapas)
Muhajirin Muda (seksi Wisata)
